Pada tahun 1950, Marsekal Georgy Zhukov memprakarsai pendirian 46 kompi (setiap kompi berisi 120 tentara) Spetsnaz di lingkungan Angkatan Darat dan Angkatan Laut Uni Soviet. Kompi-kompi ini kemudian dikembangkan ke tingkat batalion dan brigade, ditambah dengan beberapa detasemen terpisah. Total terdapat 14 brigade Spetsnaz di AD dan 2 brigade di AL (marinir), ditambah dengan beberapa detasemen dan kompi terpisah. Spetsnaz militer aktif di bawah pengawasan Direktorat Intelijen Utama, badan intelijen militer Soviet, dan secara kolektif dikenal sebagai Spetsnaz GRU. Pasukan ini aktif dengan tingkat kerahasiaan yang sangat tinggi dan disamarkan sebagai anggota pasukan terjun payung dengan seragamnya (Spetsnaz Angkatan Darat) atau anggota marinir (Spetsnaz Angkatan Laut), terutama pada parade-parade militer. Pada waktu perang, unit Spetsnaz GRU membaur dengan menggunakan seragam dan lambang unit yang ditempatkan terdekat dengan mereka. Unit Spetsnaz GRU tidak memiliki nama resmi seperti unit-unit di KGB maupun MVD (seperti di bagian berikut) dan diidentifikasi hanya dengan nomor unitnya, sebagai contoh, "Brigade Spetsnaz Terpisah Ke-25" seperti identifikasi unit militer pada umumnya.
Ini adalah Gambar anggota spetsnaz SSO operative
Lambang unit OMSN Moskow. OMSN merupakan unit polisi yang bertugas
memerangi elemen kriminal beresiko tinggi dan terorisme
24 tahun setelah pembentukan Spetsnaz militer, Komite Keamanan Negara (KGB)
di bawah pimpinan Yuri Andropov (yang
kemudian menjadi Sekjen Partai Komunis Soviet) membentuk Grup Alfa yang ditujukan untuk melawan
terorisme. Pada akhir dekade 1970-an dan selama dekade 1980-an beberapa unit
khusus (dengan penekanan terhadap kontra-terorisme dan memerangi kriminal
terorganisasi, mirip dengan SWAT) didirikan di bawah KGB (yaitu Grup Vympel), dan Kementerian Dalam Negeri
(MVD) , yaitu Vityaz dan Rus,
dan berbagai detasemen khusus regional di Pasukan Internal, serta OMON (polisi paramiliter dan anti
huru-hara) dan SOBR (unit reaksi cepat dan komando,
sama seperti Detasemen Khusus 88 di
Indonesia) di kepolisian.
Pada dekade 1990-an detasemen-detasemen khusus juga dibentuk di tingkat
daerah di Dinas Penjara Federal Rusia (FSIN),
yang ditujukan untuk melawan tindakan terorisme seperti pemberontakan dan
penyanderaan di penjara-penjara Rusia. Kemudian, Pasukan
Lintas Udara(VDV) membentuk Resimen
Pengintaian Terpisah Ke-45 (1994). Kemudian, Dinas
Keamanan Federal (FSB), badan intelijen dalam negeri
penerus KGB, membentuk detasemen-detasemen khusus
anti teror di berbagai kota di Rusia, dan juga mengambil alih grup Alfa dan
Vympel. Sementara, dinas intelijen luar negeri SVR memiliki
unit paramiliter khusus rahasia yang ditujukan untuk melindungi kedutaan dan
diplomat-diplomat Rusia di luar negeri, bernama Barrier.
Latihan
Spetsnaz memiliki reputasi yang disegani di kalangan militer dunia karena standar
latihannya yang tergolong sangat keras, terutama Spetsnaz militer, meskipun
unit-unit KGB/FSB dan MVD juga menetapkan standar yang tergolong ketat dan
keras dalam latihan dan perekrutan personil mereka.
Sumber:https://id.wikipedia.org/wiki/Spetsnaz


Tidak ada komentar:
Posting Komentar