Senin, 26 Februari 2018

GPO Uralvagonzavod T-90 adalah sebuah Tank tempur utama rancangan Russia yang dikembangkan dari T-72, dan sampai saat ini menjadi tank paling modern di angkatan darat dan marinir Rusia. Saat ini tank ini juga dioperasikan beberapa negara lain, terutama India. Sebagai penerus dari T-72BM, T-90 menggunakan senjata dan 1G46 gunner sight dari T-80U, sebuah mesin baru, dan pengindera panas . Peralatan pelindung termasuk pelindung ledak reaktif Kontakt-5, laser warning receiver, pembangkit gelombang elektromagnetik EMT-7 untuk menghancurkan ranjau elektromagnetik dan Shtorasistem pengacau rudal anti tank kendali infra merah .

  • Russia – sekitar 480 unit. 1,100 total termasuk 300 T-72 yang diupgrade ke spesifikasi T-90.
  • India – 310 T-90S "Bhishma" 1,000+ T-90S "Bhishma" dirakit di India.
  • Aljazair - 180 T-90SA, 102 telah masuk dinas per 2011.
  • Azerbaijan - 100 T-90S
  • Suriah - Divisi mekanis ke 4 Angkatan Darat suriah menerjunkan beberapa T-90 dalam Operasi Militer di Selatan Aleppo, Suriah. Pada tanggal 9 Juni 2016, satu T-90 milik Suriah Jatuh ke tangan Pemberontak, setelah tentara suriah gagal merebut lokasi yang dipegang oleh pemberontak.
  • Uganda - 44 T-90A
Arab Saudi juga dilaporkan sedang dalam negosiasi untuk membeli 150 unit T-90. Venezuela juga tertarik untuk membeli "50 hingga 100 T-90", meski akhirnya Venezuela memutuskan membeli 92 T-72. Turkmenistan juga telah memesan 10 unit tank ini. Indonesia juga tertarik untuk memesan sekitar 100 hingga 200 unit, terutama sebagai alternatif jika TNI gagal mendapatkan 100 unit Leopard 2 ex belanda.

Ini adalah gambar tank T-90A






Sumber:https://id.wikipedia.org/wiki/T-90

Rabu, 14 Februari 2018

Spetsnaz

Pada tahun 1950, Marsekal Georgy Zhukov memprakarsai pendirian 46 kompi (setiap kompi berisi 120 tentara) Spetsnaz di lingkungan Angkatan Darat dan Angkatan Laut Uni Soviet. Kompi-kompi ini kemudian dikembangkan ke tingkat batalion dan brigade, ditambah dengan beberapa detasemen terpisah. Total terdapat 14 brigade Spetsnaz di AD dan 2 brigade di AL (marinir), ditambah dengan beberapa detasemen dan kompi terpisah. Spetsnaz militer aktif di bawah pengawasan Direktorat Intelijen Utama, badan intelijen militer Soviet, dan secara kolektif dikenal sebagai Spetsnaz GRU. Pasukan ini aktif dengan tingkat kerahasiaan yang sangat tinggi dan disamarkan sebagai anggota pasukan terjun payung dengan seragamnya (Spetsnaz Angkatan Darat) atau anggota marinir (Spetsnaz Angkatan Laut), terutama pada parade-parade militer. Pada waktu perang, unit Spetsnaz GRU membaur dengan menggunakan seragam dan lambang unit yang ditempatkan terdekat dengan mereka. Unit Spetsnaz GRU tidak memiliki nama resmi seperti unit-unit di KGB maupun MVD (seperti di bagian berikut) dan diidentifikasi hanya dengan nomor unitnya, sebagai contoh, "Brigade Spetsnaz Terpisah Ke-25" seperti identifikasi unit militer pada umumnya.


Ini adalah Gambar anggota spetsnaz SSO operative














Lambang unit OMSN Moskow. OMSN merupakan unit polisi yang bertugas memerangi elemen kriminal beresiko tinggi dan terorisme

24 tahun setelah pembentukan Spetsnaz militer, Komite Keamanan Negara (KGB) di bawah pimpinan Yuri Andropov (yang kemudian menjadi Sekjen Partai Komunis Soviet) membentuk Grup Alfa yang ditujukan untuk melawan terorisme. Pada akhir dekade 1970-an dan selama dekade 1980-an beberapa unit khusus (dengan penekanan terhadap kontra-terorisme dan memerangi kriminal terorganisasi, mirip dengan SWAT) didirikan di bawah KGB (yaitu Grup Vympel), dan Kementerian Dalam Negeri (MVD) , yaitu Vityaz dan Rus, dan berbagai detasemen khusus regional di Pasukan Internal, serta OMON (polisi paramiliter dan anti huru-hara) dan SOBR (unit reaksi cepat dan komando, sama seperti Detasemen Khusus 88 di Indonesia) di kepolisian.
Pada dekade 1990-an detasemen-detasemen khusus juga dibentuk di tingkat daerah di Dinas Penjara Federal Rusia (FSIN), yang ditujukan untuk melawan tindakan terorisme seperti pemberontakan dan penyanderaan di penjara-penjara Rusia. Kemudian, Pasukan Lintas Udara(VDV) membentuk Resimen Pengintaian Terpisah Ke-45 (1994). Kemudian, Dinas Keamanan Federal (FSB), badan intelijen dalam negeri penerus KGB, membentuk detasemen-detasemen khusus anti teror di berbagai kota di Rusia, dan juga mengambil alih grup Alfa dan Vympel. Sementara, dinas intelijen luar negeri SVR memiliki unit paramiliter khusus rahasia yang ditujukan untuk melindungi kedutaan dan diplomat-diplomat Rusia di luar negeri, bernama Barrier.

Latihan

Spetsnaz memiliki reputasi yang disegani di kalangan militer dunia karena standar latihannya yang tergolong sangat keras, terutama Spetsnaz militer, meskipun unit-unit KGB/FSB dan MVD juga menetapkan standar yang tergolong ketat dan keras dalam latihan dan perekrutan personil mereka.



















Sumber:https://id.wikipedia.org/wiki/Spetsnaz